#WijayaKusumaLawanCorona

Wabah pandemi Covid19 kian hari makin menyebar, hal ini perlu segera ditangani dan dihentikan, salah satu caranya adalah dengan mengeluarkan kebijakan social distancing atau work from home dengan cara tetap berada di dalam rumah dan membatasi untuk berinteraksi dengan orang sekitar.

Sebagai salah satu instansi pelayanan kesehatan tentu saja kami sangat mendukung pemerintah dalam menangani wabah pandemi ini. Kami selalu menjaga setiap peralatan medis maupun nonmedis selalu higienis dan bersih dengan melakukan sterilisasi dan penyemprotan cairan desinfektan terutama pada benda-benda yang sering dipegang oleh karyawan atau tamu yang datang berobat. Kami memastikan keseterilan dengan menyediakan handsanitizer di beberapa sudut klinik dan menyediakan wastafel temporer lengkap dengan sabun cuci tangan. Setiap pengunjung yang datang kami lakukan pengecekan suhu dan meminta agar membasuh tangan mereka dengan handsanitizer sebagai tindakan preventif kami.

Mungkin dari kalian masih bingung dengan istilah social distancing, apa sebenarnya social distancing itu. Berikut adalah informasi yang kami sadur dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, silakan disimak.

Bagaimana melakukan social distancing?

Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain adalah satu langkah. Tapi social distancing lebih dari itu. Termasuk social distancing adalah tidak bersalaman, penundaan acara-acara besar, seperti pertemuan masyarakat, hiburan, olahraga ataupun bisnis.

Anda mungkin bertanya: apakah saya boleh ke supermarket atau pasar? Jawabannya boleh tapi kurangi frekuensinya seminimal mungkin. Bila mungkin, orang yang berisiko (orang lanjut usia dan yang memiliki masalah kesehatan kronis) harus menghindari tempat umum.

Saat Anda berada di tempat umum usahakan sebisa mungkin menjaga jarak dari orang lain dan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan saat kembali pulang ke rumah.

Jika bisa kerja dari rumah, lakukanlah. Kalau harus ke kantor, batasi kontak dengan rekan-rekan kerja dan ikuti etika bersin/ batuk (tutupi bersin/ batuk dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah).

Kalau sakit, tinggallah di rumah dan kalau mengalami gejala virus corona, cari pengobatan medis atau telephon hotline 119 ext. 9. Jika Anda sedang merawat seseorang yang sakit di rumah, gunakan masker dan sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Jika sekolah anak Anda ditutup sementara, itu bukan berarti liburan. Pastikan anak mengikuti instruksi guru untuk belajar di rumah dan jangan lepas mereka ke tempat umum yang ramai orang.

Situasinya berkembang cepat. Jadi, lindungi diri, lindungi sesama dan tetap ikuti perkembangan informasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan virus corona bisa langsung klik di sini.

Seruan #HemodialisaLawanCorona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *